Langsung ke konten utama

Hati-hati, Mungkin Hati Sedang Sakit

Aku kira semua orang berhak merubah dirinya menjadi lebih baik. Semula yang kita lihat adalah tindakan-tindakan yang jauh lebih buruk dari tindakan kita, tiba-tiba di esok harinya entah kapan mereka akan menjadi lebih unggul perilakunya daripada kita.

Jangan melihat sisi buruk orang saat ini, karena kita tidak mengerti takdirnya di esok hari seperti apa dan bagaimana. Adapun saat kita mulai muncul penilaian buruk pada orang lain, disitulah bibit-bibit ujub tumbuh.

Rasa ujub adalah rasa berbangga diri terhadap diri sendiri. Merasa diri baik dari yang lain, merasa paling benar sendiri, merasa terbaik dari segalanya, dan menganggap amalannya begitu banyak.

Saat muncul seperti itu, disitulah penyakit hati. Oleh karenanya kita perlu menjaga hati kita dari penyakit hati yang begitu lembut hadirnya.

Inilah sebuah do’a yang selalu dibaca oleh Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam supaya tetap diteguhkan hatinya. Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha mengatakan bahwa doa yang paling sering dibaca oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah doa,  
‎« ÙŠَا Ù…ُÙ‚َÙ„ِّبَ الْÙ‚ُÙ„ُوبِ Ø«َبِّتْ Ù‚َÙ„ْبِÙ‰ عَÙ„َÙ‰ دِينِÙƒَ »  
"Yaa muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘ala diinik” artinya ‘Wahai Zat yang membolak-balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu’ (HR. Tirmidzi, Ahmad, Hakim, dishahihkan oleh Adz Dzahabi, lihat pula Shohihul Jami’).

Tetaplah terus bergantung pada-Nya, karena kita lemah tanpa bantuan dari-Nya. Kita tak memiliki daya apa-apa tanpa-Nya. Diberikan nikmat berdoa kepada Allah saja itu adalah hidayah dari-Nya. Jadi jangan berbangga dan sombong bahwa mampu mengatasi semua. Karena akhlak baik diri kita juga karena pertolongan dari-Nya. Ah terkadang kita lupa ujub itu perlahan sudah menggerogoti hati kita tanpa sengaja. Menganggap amalan kita sudah paling lebih dari yang lainnya.


Semoga hati kita terus dijaga oleh Allah dari penyakit hati, apapun macamnya. Serta dimudahkan untuk terus membaca doa diatas yang rasulullah contohkan, agar diteguhkan hati kita diatas agama-Nya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Healthy Cookies -Blackmond dari Ladang Lima

Akhir-akhir ini banyak sekali yang menjelaskan tentang pentingnya hidup sehat, sehingga banyak sekali bermunculan makanan sehat. Salah satu produk healthy food yang pernah aku coba adalah veggie noodle dan healthy cookies blackmond by Ladang lima. Ladang lima ini adalah sebuah brand makanan sehat terkemuka yang lahir di Surabaya. Nah, kali ini aku akan me- review blackmond cookies dari ladang lima. Blackmond cookies dari ladang lima ini adalah salah satu cemilan sehat dimana bahan dasarnya menggunakan dark chocolate dan almond . Sesuai dengan namanya, ya. Black choco dan mond yaitu kacang almond . Para pecinta dark choco dan almond wajib banget coba ini. Ingredients Kalau kalian memperhatikan kesehatan tubuh, cemilan ini cocok banget, karena hanya menggunakan bahan-bahan yang terpillih dan jelas manfaatnya. Ingredients pada blackmond cookies ini yaitu menggunakan cassava flour by ladang lima, dark choco powder , almond , coconut sugar , flaxseed , baking sod...

Review Buku : Menentukan Arah - Kurniawan Gunadi dan Aji Nur Afifah

IDENTITAS BUKU Judul Buku                   : Menentukan Arah Penulis                          : Kurniawan Gunadi dan Aji Nur Afifah Cetakan                        : ketiga, Oktober 2017 Pemeriksa Aksara         : Kurniawan Gunadi Penata Aksara              : Ardhyaska Amy Ilustrasi Wajah             : Ardhyaska Amy Ilustrasi Isi                   : Chintara Putri Audyna Alsya Penerbit          ...

Menjaga Cinta Sampai pada Waktunya - (Review)

Hal-hal yang saya dapatkan selama mengikuti acara ngobrol santai perkara hati yaitu dalam “Menjaga Cinta Sampai pada Waktunya” yang disampaikan oleh dr. Diah Sania Artiwi pada tanggal 7 Oktober 2018, yaitu: Dalam melakukan sesuatu hal, kita perlu mengetahui strong why (alasan kuat), sebelum mengetahui how (bagaiama dalam menyelesaikan/melakukan). Jika kita sudah memiliki strong why dengan jelas, maka kita akan mudah menemukan how -nya (bagaimana penyelesaiannya). Sesuai yang dikatakan dr. Sania bahwa dalam melakukan sesuatu fokuskan untuk Allah. Artinya bahwa lakukan apa-apa di dunia ini adalah karena Allah dan nikmat-nikmat yang didapat adalah hadiah yang kita peroleh. Adanya tujuan karena Allah, menjadikan pandangan negatif orang lain terhadap perbuatan kita tidak menjadikan masalah. Karena segala yang kita lakukan adalah sesuatu yang disyariatkan oleh Allah dengan tujuan ingin mencari ridho Allah.   “ Seseorang yang ingin menjadi pemenang akan lebih banyak me...